Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color orange color
You are here: Home
Memaksimalkan Bandwith Speedy dengan Router
Ditulis oleh Dhetri_Ditra9   
Sunday, 28 March 2010
Memaksimalkan Bandwith Speedy dengan Router

 Sebenarnya sudah lama sekali keinginan untuk install proxy server linux sendiri…yah akhirnya keinginan itu kesampaian juga sekarang.

Bersamaan dengan rilis terbaru Ubuntu Hardy Heron tanggal 4 Mei 2008 kemarin iseng-iseng deh download iso hardy heron server…yang emang aku rencanain sih untuk aku install sebagai router speedy nantinya.

Kondisi menejemen bandwith speedy di kantor yang kurang teratur akhirnya mau tidak mau harus segera turun tangan nih menyegerakan install server Ubuntu Hardy, apalagi kalo sudah ada yang download dengan IDM aduh men..lelet sekali.

Kenapa kok Ubuntu emang gak ada yang lain apa..?? Kenapa tidak mikrotik aja kan lebih mudah dan simpel..??. Kata orang hidup itu penuh pilihan so…begitu juga dong dengan distro..(gak nyambung kan..).

 

Beberapa pertimbangan aku menggunakan ubuntu server sih sederhana aja kok :

  • Karena Ubuntu itu halal
  • Karena Ubuntu itu mudah
  • Karena Ubuntu itu punya komunitas
  • Karena Ubuntu punya repositori IIX di telkom
  • Karena Ubuntulah satu-satunya distro yang bisa mengerti aku..
  • Karena eh karena masih banyak yang lain deh..

Beberapa proses yang sudah aku lalui :
1. Persiapan Hardware
2. Instalasi Ubuntu 8.04 Server
3. Bridging
4. Squid proxy
5. HTB-tools
6. Webmin, cacti, & iptraf

Okey deh just do it..

1. Persiapan Hardware

Hardware yang sudah tersedia :
- Modem ADSL Router dari Telkom
- Acces Point (AP)
- PC Pentium III 800 Mhz + 2 Ethernet card Realtek
- 2 kabel LAN straight.

Gambar Modem ADSL, AP, PC, Bridge, Kabel + Keterangannya

Karena semua hardware yang dibutuhkan sudah tersedia..sekarang tinggal memikirkan desain topologi jaringan (networking) yang pas dan tepat diterapkan seperti apa. Setelah dipikir-pikir dan bertanya-tanya ke paman google akhirnya desain topologi yang pas diterapkan adalah server router dengan metode bridging..kenapa bridging ??, alasan yang mendasari menerapkan metode ini karena apabila sewaktu-waktu si proxy server mengalami trouble baik itu di sisi software (semisal : Ubuntu jadi u-buntung, setingan htb atupun squid bermasalah) ataupun hardware (semisal : PC mati secara tiba-tiba, motherboard jebol, CPU mbledhos, memori kiamat) dan membutuhkan waktu lama untuk perbaikan sedangkan koneksi internet harus jalan terus maka solusinya cukup simpel “cabut kabel LAN dan bypass router” tanpa melakukan perubahan setingan apapun baik itu di modem ataupun di acces point.

Baca selengkapnya...
 
Berkenalan dengan Teknologi “Indra ke Enam”
Ditulis oleh dhinaljie   
Thursday, 31 December 2009

Aplikasi dari SixthsenseAssalamu’alaikum para pembaca sekalian. “Perkembangan mesin lebih cepat dari apa yang kita bayangkan”. Begitulah kira-kira apa yang ada pada dialog film Terminator Salvation. Ya, memang itu terjadi. Contohnya teknologi yang satu ini. Bernama resmi Sixth Sense. Alat ini merupakan perpaduan antara kamera, proyektor, dan juga cermin.

Bila kita review pengalaman hidup kita, maka kita akan sadar bahwa kita mengenal dunia ini menggunakan Indera. Alloh SWT membekali kita dengan Panca indera (5 Indera). Yaitu mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, kulit untuk merasakan, lidah untuk mengecap, dan hidung untuk penciuman. Dengan indera itu kita melihat apa itu laptop, merasakkan mana tombol h mana tombol g dengan jari jemari kita, mendengar musik kesukaan kita, merasakkan nikmat dan harum teh melati saat kita bekerja didepan laptop tersebut. Itu baru hanya bekerja dengan laptop ditemani teh melati, masih banyak lagi yang bisa kita lakukan menggunakan Pancaindera.

Kini, sedang dikembangkan sebuah alat yang dinamai dengan Sixthsense atau indera ke enam. Mengapa dikatakan demikian? Bila kita melihat hasil dari aplikasi yang dilakukan alat ini, maka mungkin kita akan menyetujuinya. Misalnya pada saat kita membaca koran didepan kita, alat ini mendeteksi koran dengan kameranya, lalu menampilkan informasi dinamis mengunakan proyektornya, lalu kamera mengenali gerakkan jari kita sebagai instruksi layaknya mouse. Jari tersebut dipakaikan sejenis cincin berwarna sebagai point pengenal pada kamera.

Terakhir kali diperbaharui ( Saturday, 20 February 2010 )
Baca selengkapnya...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 13 - 14 dari 14

Paypal Donate

Ganti Bahasa

Polling

Kinerja Pengurus Periode 2010 - 2011?
 

Hit Counter

Anda Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini14
mod_vvisit_counterKemarin13
mod_vvisit_counterMinggu ini165
mod_vvisit_counterBulan ini105
mod_vvisit_counterSemua21725
dimensi-id.org

ShoutMix


Iklan








Login Form






Saya lupa passwordnya?
Belum punya Username & Password? Daftar Baru!

Smooth Gallery

Syndicate

My YM



pengguna terkini

agebraIllewly - 03.09.10 jam22:48 
proprolialkam - 03.09.10 jam12:50 
WebHostingPiAr - 30.08.10 jam14:25 
vimzontorgogy - 30.08.10 jam11:33 
DAminasko - 26.08.10 jam14:32 
Plaidainwal - 24.08.10 jam06:24 
lymnfliesee - 20.08.10 jam09:01 
Wheepteremi - 16.08.10 jam23:20 
WBRobert - 15.08.10 jam05:36 
spoiliolf - 14.08.10 jam05:41