Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color orange color
You are here: Home arrow Dimensi Dinethac
Dimensi Dinethac
Amazon Luncurkan Kindle Wi-Fi Murah Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Ditulis oleh Dhetri_Ditra9   
Thursday, 05 August 2010
 Situs retail online US raksasa, Amazon.com, meluncurkan model Kindle e-reader pada Rabu (28/7) dengan harga lebih murah.

Kindle Wi-Fi baru ini hanya memiliki konektivitas Wi-Fi saja, dengan harga US$139 (atau sekitar 1,2 Juta Rupiah), menjadikannya salah satu produk termurah di pasar e-reader. Produk baru Kindle ini tampil dengan model baru yang lebih kecil, lebih ringan dan lebih cepat dari generasi sebelumnya namun akan tetap dijual dengan harga yang tidak jauh dari US$189.

Dilengkapi dengan 3G dan konektivitas Wi-Fi, Kindle e-reader memiliki layar elektronik-tinta baru dengan kontras 50 persen lebih baik daripada e-reader lainnya dan disuguhkan dengan baterai yang hidup selama sebulan penuh.
Amazon juga menjual high-end e-reader yang disebut Kindle DX, yang memiliki layar yang lebih besar. Pada awal bulan Juli lalu, perusahaan memotong harga Kindle DX dari US$489 menjadi US$379, setelah menurunkan harga, Kindle reguler dijual dari US$259 menjadi US$189 pada bulan Juni.Amazon melakukan ini setelah Barnes & Noble, penjual buku terbesar di Amerika Serikat, memangkas harga Nook e-reader dan meluncurkan produk e-reader Wi-Fi murah saja. (Xinhua/ARI)
 
Sejarah Linux Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Ditulis oleh Dhetri_Ditra9   
Friday, 23 July 2010

Kisah ini dimulai ketika seorang mahasiswa Computer Sience (Ilmu Komputer) Universitas Helsinki yang bernama Linus Torvalds ingin mengembangkan sistem operasi MINIX pada tahun 1991.

 

Sistem MINIX merupakan salah satu turunan dari UNIX. Pada saat itu sistem operasi MINIX diedarkan kepada mahsiswa di universitasnya sebagai prototipe sebuah sistem operasi. Dalam perkembangannya dia menyebarkan kode programnya melalui internet sehingga dapat dipelajari oleh orang lain, ini yang menyebabkan LInux berkembang pesat karena dibuat oleh ribuan programer dan hacker yang tersebar di seluruh dunia.

Linux pertama kali dikembangkan untuk berjalan pada komputer berbasis Intel 386/468 teteapi kemudian dikembangkan juga untuk mesin-mesin yang lain hingga saat ini Linux dapat berjalan pada mesin-mesin DEC, Alpha, SUN Sparcs, M68000, MIPS serta PowerPC. Saat ini Linux didistribusikan di bawah General Public License -- GNU -- yaitu suatu lisensi di mana pemilik program tetap memegang hak ciptanya, tetapi orang lain dapat menyebarkan, memodifikasi bahkan menjual kembali program tersebut dengan syarat kode program asli harus tetap disertakan. Hal ini juga disebut sistem open source.

Sebenarnya yang disebut Linux adalah sebuah kernel, yuang merupakan bagian paling penting dari sebuah sistem operasi, yang menangani I/O, pengaturan memori dan interaksi antara perangkat keras dengan aplikasi. Kernel Linux ini merupakan kernel standar yang digunakan oleh distribusi-distribusi yang ada sekarang ini. Perbedaan yang ada antar distribusi hanyalah pada paket-paket aplikasi yang disertakan, sistem penyusunan direktori, init script, dan lain-lain. Mana yang lebih baik? Semua sama baiknya, tergantung dari selera pemakai. Saat ini distribusi yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah RedHat yang terkenal dengan kemudahan dalam instalasinya. Selain RedHat masih ada beberapa distribusi besar seperti Mandrake, SuSe, United Linux, Slackware dan banyak lagi.

Untuk melakukan instalasi dibutuhkan ruang hard disk antara 200 mb sampai 2 gb tergantung pada banyaknya software yang akan diinstall. Pada beberapa distribusi Linux anda bahkan dapat menginstal versi minimal dengan hanya menggunakan 80 mb hard disk ataupun menggunakan sebuah disk dengan kapasitas 1.44 mb. Linux juga dapat dijalankan dengan baik pada komputer yang sudah memiliki sistem operasi lain seperti MS-DOS, Microsoft Windows ataupun OS/2. Pada saat komputer di hidupkan, pemakai dapat memilih untuk menjalankan komputer tersebut dengan sistem operasi Linux atau sistem operasi lainnya. Sistem seperti ini dinamakan "Dual Boot". Namun bukan berarti MS-DOS, Windows atau  sistem operasi lain dibutuhkan untuk menjalankan Linux. Linux adalah sistem operasi yang dapat berdiri sendiri dan tidak bergantung pada sistem operasi lainnya.

 

 

 

 
 

 

Baca selengkapnya...
 
Apakah Itu Shell Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Ditulis oleh Dhetri_Ditra9   
Friday, 23 July 2010

Bourne Shell
Korn Shell
C Shell

Perbandingan Shell
apa itu shell ?
apa yang bisa kita lakukan dengan shell ?
apa hubungannya shell dengan seluruh sistem ?


# The Bourne shell, dikembangkan oleh Stephen Bourne
# The Korn shell, dikembangkan oleh David Korn
# The C shell, dikembangkan oleh Bill Joy  


sebuah shell memberikan dukungan perlindungan pada seluruh isi kernel, shell UNIX menyediakan seluruh perlindungan pada seluruh nya. ketika kita menyalakan komputer dengan basis UNIX semua program unix diload ke dalam memory hingga akhir komputer dimatikan. Dan program ini dinamakan kernel dengan fungsi low level dan sistem level. kernel memiliki tulsgas menterjemahkan dan mengirim instruksi dasar ke dalam processor komputer. kernel juga betanggungjawab untuk menjalankan proses dan membawa semua perintah input dan output.

kernel adalah jantung dari sistem unix. hanya ada satu dan satu kernel saja. 

Fungsi Kernel secara umum :
# Menterjemahkan baris perintah
# Pengenalan progfam
# Input-output langsungbsh
# jalur koneksi
# Substitusi dari nama file
# Perawatan Variabel
# Pengembangan Kontrol
# Pemrogramman shell 

berikut ini perintah dasar dalam penggunaanya :

$ command -option namafile

$ ls file1 file2 file3

$ ls -l >dirfile

$ who -H; df -v; ps -e
perintah ini sama dengan  
$ who -H
$ df -v
$ ps -e
$ who -H & df -v & ps -e
$ who | sort
$ who | sort | 1p

$ ls f*
file1
file1a
form
$ echo f*
file1 file1a form

$ cat file*
$ rm file*
$ mv file\* filestar

$ echo 'Masa dunia ini terpisah ?'

$ echo '*** terdapat $USERS aktif dalam system ini'

*** terdapat $USERS aktif dalam system ini

Variabel
$ NAME=JAYENG
$ echo nama saya $NAME

$ JAYENG=Rono
$ NAME=$JAYENG
$ echo Selamat Tinggal $NAME
Semalat Tinggal Rono

$ echo Haiii $UNAME
Haiii
$ echo Haiii ${UNAME:-saudara saudari}
HHaiii saudara saudari
$ echo $UNAME
$
$ UNAME=Kang
$ echo Haiii ${UNAME:-saudara saudari}
Haii Kang
$

${variable:?message}
$ UNAME=

$ echo ${UNAME:?"UNAME belum dilakukan setting"}
UNAME belum dilakukan setting
$ UNAME=Painem
$ echo ${UNAME:?"UNAME belum dilakukan setting"}
Painem
$

Membuat Variabel bisa digunakan di subshell dengan export
$ PS1="Masukan Perintah: "
Masukan Perintah : sh
$ exit
Masukan Perintah :

$ PS1="Masukan Perintah: "
Masukan Perintah : sh

$ exit
Masukan Perintah : export PS1
Masukan Perintah : sh
Masukan Perintah :

Program Sederhana
$cd /usr/home/beejoo; ls * | cpio -o >/dev/rmt0
$cat >backup
cd /usr/home/beejoo
ls * | cpio -0 >/dev/rmt0
Ctrl+d

Melakukan Perhitungan pada shell Variables
dengan susunan 

<expr> integer <operator> integer

$ expr 4 + 7
11
$ expr 10 - 4
6
$ expr 4 \* 5
20

$ expr 5 + 7 / 3
7

$ int='expr 5 + 7'
$ expr $int / 3
4

$ expr 'expr 5 + 7' / 3
4
 
Blankon Linux Telah Mandiri Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Ditulis oleh Dhetri_Ditra9   
Friday, 23 July 2010
 Pada hari ini, *Yayasan Penggerak Linux Indonesia* (*YPLI*) dan *Tim
Pengembang BlankOn* dengan bangga mengumumkan terbitnya BlankOn versi 6.0
yang diberi nama “*Ombilin*”. Seperti biasa, fitur BlankOn rata-rata
menggunakan teknologi terbaru Linux, termasuk kernel Linux 2.6.32 dan
lingkungan desktop GNOME 2.30.2. Ombilin didukung perangkat lunak hiburan
yang siap langsung pakai tanpa memasang codec multimedia tambahan, dukungan
akses Internet dengan yang sangat ringan untuk menjelajah web serta
komunikasi pesan instan dan jejaring sosial, juga fitur-fitur perkantoran.
Selain itu, Ombilin menyediakan fitur-fitur olah grafis vektor dan bitmap
serta album foto digital.

*Rahman Yusri Aftian* yang memimpin rilis Ombilin ini menjelaskan: “*BlankOn
Ombilin adalah versi BlankOn yang dibangun dengan semangat kemandirian dan
menjadi cikal bakal BlankOn setelah Ombilin yang diharapkan dapat berdiri
dengan kaki sendiri dari ketergantungan terhadap distribusi linux lain. Di
Ombilin inilah BlankOn mempunyai repo mandiri tanpa tergantung pada repo
distribusi linux lain sehingga pengguna dapat dimanjakan dengan repo
tersebut baik daring atau luring yang berbentuk DVD, di samping itu Ombilin
juga menciptakan sejarah baru bagi BlankOn dengan dirilisnya Ombilin untuk
arsitektur amd64*”

Ombilin menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama yang digunakan
pada antarmukanya, dan diharapkan dapat menjadi alat sosialisasi
istilah-istilah bidang komputer pada Bahasa Indonesia yang selama ini
dianggap aneh dan membingungkan. Ombilin juga turut melestarikan budaya
bangsa dengan mengusung dukungan terhadap aksara nusantara, yang pada versi
ini mendukung dua aksara baru yaitu Bali dan Sunda di samping Lontara’ dan
Batak Toba.

“*BlankOn adalah karya anak-anak bangsa. Jadi, mari semua anak bangsa ikut
dalam pengembangan BlankOn di negara sendiri*” ujar *Simon Liling*, salah
seorang pengembang Ombilin yang berlokasi di Makassar.

Ombilin juga dikembangkan dengan maksud sebagai pelatihan bagi para
pengembang dalam negeri dalam hal kolaborasi daring (online) dan
pengembangan produk perangkat lunak bebas/terbuka, yang mana proses
pengembangannya total dilakukan secara daring menggunakan jalur situs web,
milis dan kanal IRC.
Catatan Rilis dan Alamat Unduh

Daftar fitur terbaru dan spesifikasi dapat dilihat pada halaman Catatan
Rilis di alamat
catatan-rilis-ombilin.html<http://www.blankonlinux.or.id/catatan-rilis-ombilin.html>

Ombilin dapat diperoleh melalui situs www.blankonlinux.or.id dan situs-situs
cermin lainnya.
Kontak media

Silakan lakukan korespondensi dengan menggunakan jalur milis pada alamat:
\n Alamat e-mail ini telah diblok oleh spam bots, Anda membutuhkan Javascript untuk melihatnya Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
Dukungan Teknis

Dukungan teknis profesional BlankOn dapat diperoleh melalui mitra YPLI
berikut:

- Data Bisnis <http://www.databisnis.com/>
- Linuxindo <http://www.linuxindo.com/>
- Nurul Fikri <http://www.nurulfikri.com/>

Pusat Pelatihan BlankOn

Mitra YPLI di bawah ini menyediakan layanan pelatihan profesional penggunaan
BlankOn:

- Linuxindo <http://www.linuxindo.com/>
- Nurul Fikri <http://www.nurulfikri.com/>

Tentang YPLI

YPLI adalah organisasi nirlaba yang bergerak dalam pengembangan software dan
sumber daya manusia di bidang Linux, Free Software, dan Open Source Software
(FOSS) di Indonesia. Situs Internet YPLI adalah http://www.ypli.or.id/
Catatan

BlankOn dan logo BlankOn adalah merek terdaftar YPLI.

Linux adalah merek dagang terdaftar milik Linus Torvalds.

Merek dagang dan hak cipta lain yang dirujuk catatan ini adalah kepunyaan
masing-masing pemiliknya.
 
Load Balance menggunakan Metode PCC Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Ditulis oleh Dhetri_Ditra9   
Friday, 23 July 2010

Load balance pada mikrotik adalah teknik untuk mendistribusikan beban trafik pada dua atau lebih jalur koneksi secara seimbang, agar trafik dapat berjalan optimal, memaksimalkan throughput, memperkecil waktu tanggap dan menghindari overload pada salah satu jalur koneksi.

Selama ini banyak dari kita yang beranggapan salah, bahwa dengan menggunakan loadbalance dua jalur koneksi , maka besar bandwidth yang akan kita dapatkan menjadi dua kali lipat dari bandwidth sebelum menggunakan loadbalance (akumulasi dari kedua bandwidth tersebut). Hal ini perlu kita perjelas dahulu, bahwa loadbalance tidak akan menambah besar bandwidth yang kita peroleh, tetapi hanya bertugas untuk membagi trafik dari kedua bandwidth tersebut agar dapat terpakai secara seimbang.

Dengan artikel ini, kita akan membuktikan bahwa dalam penggunaan loadbalancing tidak seperti rumus matematika 512 + 256 = 768, akan tetapi 512 + 256 = 512 + 256, atau 512 + 256 = 256 + 256 + 256.

Pada artikel ini kami menggunakan RB433UAH dengan kondisi sebagai berikut :
1.    Ether1 dan Ether2 terhubung pada ISP yang berbeda dengan besar bandwdith yang berbeda. ISP1 sebesar 512kbps dan ISP2 sebesar 256kbps.
2.    Kita akan menggunakan web-proxy internal dan menggunakan openDNS.
3.    Mikrotik RouterOS anda menggunakan versi 4.5  karena fitur PCC mulai dikenal pada versi 3.24.

Jika pada kondisi diatas berbeda dengan kondisi jaringan ditempat anda, maka konfigurasi yang akan kita jabarkan disini harus anda sesuaikan dengan konfigurasi untuk jaringan ditempat anda.

Konfigurasi Dasar

Berikut ini adalah Topologi Jaringan dan IP address yang akan kita gunakan

/ip address
add address=192.168.101.2/30 interface=ether1
add address=192.168.102.2/30 interface=ether2
add address=10.10.10.1/24 interface=wlan2
/ip dns
set allow-remote-requests=yes primary-dns=208.67.222.222 secondary-dns=208.67.220.220

Untuk koneksi client, kita menggunakan koneksi wireless pada wlan2 dengan range IP client 10.10.10.2 s/d 10.10.10.254 netmask 255.255.255.0, dimana IP 10.10.10.1 yang dipasangkan pada wlan2 berfungsi sebagai gateway dan dns server dari client. Jika anda menggunakan DNS dari salah satu isp anda, maka akan ada tambahan mangle yang akan kami berikan tanda tebal

Setelah pengkonfigurasian IP dan DNS sudah benar, kita harus memasangkan default route ke masing-masing IP gateway ISP kita agar router meneruskan semua trafik yang tidak terhubung padanya ke gateway tersebut. Disini kita menggunakan fitur check-gateway berguna jika salah satu gateway kita putus, maka koneksi akan dibelokkan ke gateway lainnya.

/ip route
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.101.1 distance=1 check-gateway=ping
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.102.1 distance=2 check-gateway=ping 

Untuk pengaturan Access Point sehingga PC client dapat terhubung dengan wireless kita, kita menggunakan perintah 

/interface wireless
set wlan2 mode=ap-bridge band=2.4ghz-b/g ssid=Mikrotik disabled=no 

Agar pc client dapat melakukan koneksi ke internet, kita juga harus merubah IP privat client ke IP publik yang ada di interface publik kita yaitu ether1 dan ether2. 

/ip firewall nat
add action=masquerade chain=srcnat out-interface=ether1
add action=masquerade chain=srcnat out-interface=ether2 

Sampai langkah ini, router dan pc client sudah dapat melakukan koneksi internet. Lakukan ping baik dari router ataupun pc client ke internet. Jika belum berhasil, cek sekali lagi konfigurasi anda. 

Baca selengkapnya...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 9 dari 105

Ganti Bahasa

Smooth Gallery

My YM



pengguna terkini

agebraIllewly - 03.09.10 jam22:48 
proprolialkam - 03.09.10 jam12:50 
WebHostingPiAr - 30.08.10 jam14:25 
vimzontorgogy - 30.08.10 jam11:33 
DAminasko - 26.08.10 jam14:32 
Plaidainwal - 24.08.10 jam06:24 
lymnfliesee - 20.08.10 jam09:01 
Wheepteremi - 16.08.10 jam23:20 
WBRobert - 15.08.10 jam05:36 
spoiliolf - 14.08.10 jam05:41